Recipes
Structured knowledge — published content only.
Espresso
Denyut bar kafe: cangkir kecil, crema rapat, aftertaste yang tinggal di lidah.
Ristretto
Hentikan shot lebih awal: air lebih sedikit, body lebih kental, pahit lebih tenang.
Lungo
Lebih banyak air melalui puck yang sama. Masih espresso, hanya lebih panjang.
Doppio
Espresso ganda: resep sama, volume dua kali.
Americano
Air panas dulu, lalu shot. Teman ngobrol yang panjang.
Long Black
Air di gelas dulu, espresso terakhir agar crema jadi tutup gelap.
Macchiato
Espresso ditandai sendok busa. Kopi memimpin; susu hanya koma.
Cortado
Espresso dan susu hampir sama di gelas kecil.
Piccolo
Ristretto plus sedikit susu di gelas 90 ml.
Flat White
Double espresso di bawah mikrofoam mengilap.
Cappuccino
Busa yang bisa disendok.
Latte
Espresso sebagai bass; susu sebagai ruang ngobrol.
Mocha
Cokelat leleh di bawah shot, lalu susu.
Marocchino
Kakao, espresso, topi busa, kakao lagi.
Breve
Half-and-half dikukus mengilap.
Affogato
Sendok gelato vanila bertemu shot panas. Makan dulu, lalu minum yang mencair.
Americano dingin
Es, air dingin, lalu espresso.
Latte dingin
Gelas 350 ml: 18 g serbuk → 30 ml espresso, 150 ml susu, 50 g es (air beku).
Cold brew
Rendam dingin 12–16 jam. Asam rendah, cokelat.
Espresso tonic
Tonic dan es, espresso membuat awan.
Kopi tubruk
Air mendidih ke bubuk; tunggu ampas turun.
Kopi susu
Seduhan kental dilipat ke kental manis.
Es kopi susu
Kocok hingga warna khaki.
Es kopi gula aren
Sirup aren di bawah susu dan espresso.
Kopi jahe
Jahe direbus sampai dapur tajam, lalu kopi.
V60
Giling sedang-halus, blooming, lingkaran air.
French press
Giling kasar berenang empat menit.
AeroPress
Rendam singkat, tekan kencang lewat kertas.
Vietnam drip
Phin menetes ke kental manis.
Dirty matcha
Matcha latte dingin dengan espresso seperti tinta.