Teh jahe madu
Hangat pedas
Madu setelah api mati.
Komposisi umum
Kapasitas gelas: 250 ml
Isi dalam: 258 ml (100%)
Headspace: 0 ml
Dine-in: Cangkir keramik 240–350 ml (dine-in)
Takeaway: Cup takeaway 8–12 oz + tutup
| Bahan | Takaran | Isi gelas | % Isi dalam | Proses |
|---|---|---|---|---|
| Air seduhan teh | 250 ml | 250 ml | 96.7% | 300 detik Infusi daun; bukan espresso. |
| Pemanis (gula/aren/madu/cokelat) | 12 g | 8.4 ml | 3.3% | 20 detik Masssa pemanis; volume kira-kira 0,7 ml/g setelah larut. |
Komposisi umum — rasio tidak universal.
Kadar kafein
Seperti kadar alkohol per sajian: angka tipikal per gelas, plus kisaran dan mg per 100 ml.
0 mg / sajian
Kisaran: 0–5 mg · 0 mg / 100 ml
Harga menu · 250 ml
Asal-usul
Teh jahe madu dalam budaya minum daun.
Filosofi
Hangat pedas
Perpaduan makanan
Camilan ringan atau kue kering.
Waktu paling pas
Sesuai suhu dan kafein.
Cara menikmati
Saring jahe; madu jangan direbus.
Peralatan: Apreciador Mesin Kopi Espresso Semi Otomatis + Grinder AP 530DB Double Heater Sistem Portafilter 58mm Profesional Coffee Maker
Madu setelah api mati.
Teh jahe madu dalam budaya minum daun.
Hangat pedas
Peralatan bar: Apreciador Mesin Kopi Espresso Semi Otomatis + Grinder AP 530DB Double Heater Sistem Portafilter 58mm Profesional Coffee Maker.
Spek gelas: vessel 250 ml · isi dalam 258 ml (100.0%) · headspace 0 ml. Dosis input 0.0 g menghasilkan ekstrak 250 ml.
Teh jahe madu dalam budaya minum daun.
Hangat pedas
Peralatan bar: Apreciador Mesin Kopi Espresso Semi Otomatis + Grinder AP 530DB Double Heater Sistem Portafilter 58mm Profesional Coffee Maker.
Spek gelas: vessel 250 ml · isi dalam 258 ml (100.0%) · headspace 0 ml. Dosis input 0.0 g menghasilkan ekstrak 250 ml.